Cara Menghitung Head Pompa (Total Dynamic Head) dengan Contoh

Pompa Waterplus TR-30-34(T) multistage SUS304

Head pompa adalah tinggi angkat total yang harus diatasi pompa untuk mengalirkan cairan dari sumber ke titik tujuan, dinyatakan dalam meter kolom cairan. Bersama debit, head adalah dua angka utama yang wajib diketahui sebelum memilih pompa. Salah menghitung head membuat pompa terlalu lemah atau justru terlalu besar dan boros listrik.

Rumus Dasar Total Dynamic Head

Total dynamic head (TDH) adalah jumlah dari tiga komponen:

  • Head statis: beda ketinggian antara permukaan cairan di sumber dan titik keluar.
  • Kehilangan gesek (head loss): tekanan yang hilang akibat gesekan di pipa, belokan, katup, dan sambungan.
  • Head tekanan sisa: tekanan yang masih dibutuhkan di titik keluar, misalnya untuk shower atau nozzle.

Rumusnya: TDH = head statis + kehilangan gesek + head tekanan sisa.

Langkah Menghitungnya

1. Tentukan head statis

Ukur selisih tinggi dari permukaan air di tangki sumber ke titik keluar tertinggi. Untuk pompa celup, ukur dari permukaan air, bukan dari posisi pompa.

2. Perkirakan kehilangan gesek

Kehilangan gesek bergantung pada panjang pipa, diameter, kecepatan aliran, dan jumlah belokan serta katup. Pipa yang panjang dan kecil menambah head loss dengan cepat. Tabel gesek dari produsen pipa atau perhitungan Hazen-Williams dipakai untuk angka yang lebih akurat.

3. Tambahkan tekanan sisa

Ubah tekanan yang dibutuhkan di titik keluar menjadi meter. Untuk air, 1 bar kira-kira setara 10,2 meter head.

Tekanan Setara head air
0,5 bar ± 5 m
1 bar ± 10 m
2 bar ± 20 m
5 bar ± 51 m

Contoh Hitungan

Sebuah pompa mengisi tangki atap dari tangki bawah. Beda tinggi permukaan air 20 m, panjang pipa 50 m, dan dari tabel gesek kehilangan pipa diperkirakan 4 m. Tekanan sisa di tangki atap dianggap nol.

  • Head statis = 20 m
  • Kehilangan gesek = 4 m
  • Tekanan sisa = 0 m

TDH = 20 + 4 + 0 = 24 m. Tambahkan margin sekitar 10–20% untuk faktor keamanan dan penuaan pipa, sehingga pompa dicari untuk head sekitar 27–29 m pada debit yang diinginkan.

Menghubungkan Head dengan Kurva Pompa

Setelah TDH dan debit diketahui, cocokkan dengan kurva pompa dari produsen. Titik kerja idealnya berada dekat titik efisiensi terbaik (BEP). Pelajari juga jenis-jenis pompa industri dan lihat pilihan pompa multistage untuk head tinggi.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Mengabaikan kehilangan gesek pada pipa panjang atau berdiameter kecil.
  • Mengukur head dari posisi pompa, bukan dari permukaan cairan.
  • Tidak memperhitungkan tekanan sisa yang dibutuhkan di ujung.
  • Memilih pompa hanya dari daya (HP) tanpa melihat kurva.

Untuk gedung, lihat juga solusi pompa gedung bertingkat.

Memperkirakan Kehilangan Gesek dengan Cepat

Kehilangan gesek sangat dipengaruhi kecepatan aliran di pipa. Kecepatan yang terlalu tinggi membuat head loss melonjak dan pipa berisik. Banyak perancang menjaga kecepatan di sisi hisap sekitar 0,5–1,5 m/s dan di sisi tekan sekitar 1,5–2,5 m/s untuk air bersih, lalu memverifikasinya dengan tabel gesek. Bila hasilnya terlalu besar, naikkan diameter pipa; biasanya lebih murah daripada memakai pompa yang jauh lebih kuat.

Pengaruh Belokan, Katup, dan Fitting

Setiap belokan, katup, dan sambungan menambah kehilangan minor. Pada instalasi pendek yang banyak fitting, kehilangan minor bisa lebih besar daripada kehilangan pipa lurus. Cara praktis: ubah tiap fitting menjadi panjang pipa ekuivalen dari tabel produsen, lalu jumlahkan dengan panjang pipa lurus.

Data yang Perlu Disiapkan Sebelum Konsultasi

  • Gambar atau sketsa jalur pipa beserta panjangnya.
  • Diameter dan bahan pipa (PVC, galvanis, atau HDPE).
  • Beda ketinggian sumber dan titik tujuan.
  • Debit yang dibutuhkan dan tekanan sisa di ujung.

Dengan data ini tim kami dapat menghitung TDH dan menyarankan pompa lewat layanan konsultasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya head dan tekanan?

Head adalah tekanan yang dinyatakan dalam tinggi kolom cairan (meter), sedangkan tekanan biasanya dalam bar atau psi. Untuk air, 1 bar setara sekitar 10,2 meter head.

Berapa margin yang aman untuk head pompa?

Umumnya 10–20% di atas TDH hasil hitungan, agar pompa tetap mampu saat pipa menua atau kebutuhan bertambah.

Apakah cukup memilih pompa dari daya HP saja?

Tidak. Daya hanya menunjukkan kekuatan motor. Pemilihan harus berdasarkan debit dan head pada kurva pompa.

Butuh rekomendasi untuk kebutuhan Anda? Konsultasi produk kami gratis, atau kirim permintaan penawaran dan tim kami membalas dalam 1×24 jam kerja.

Butuh Penawaran Harga Terbaik?

Tim sales kami siap membantu Anda mendapatkan produk original dengan harga kompetitif dan pengiriman cepat ke seluruh Indonesia.

Request for Quotation (RFQ)

Isi formulir di bawah dan tim sales kami akan mengirimkan penawaran harga dalam 1×24 jam kerja.

Chat WhatsApp