Solusi Sektor

Solusi Pompa untuk Gedung Bertingkat dan Komersial

Apartemen, hotel, perkantoran, dan pusat perbelanjaan membutuhkan air bertekanan stabil, drainase basement yang andal, dan sistem cadangan yang siap. Kami membantu memilih pompa dan perlengkapannya sesuai tinggi bangunan dan pola pemakaian.

  • Penawaran 1×24 jam kerja
  • Kirim ke seluruh Indonesia
  • Konsultasi teknis gratis
  • Kantor di Jakarta Barat

Jawaban singkat

Pompa apa yang dipakai di gedung bertingkat?

Gedung bertingkat umumnya memakai pompa booster (multistage dengan tangki tekan atau kontrol inverter) untuk suplai air bersih bertekanan, pompa transfer ke tangki atap, pompa celup untuk drainase basement dan sump pit, serta pompa hydrant untuk proteksi kebakaran. Rancangan yang baik menyiapkan pompa cadangan (standby) agar suplai tetap berjalan saat satu pompa dirawat.

Kebutuhan Tipikal

Sistem Pompa yang Ada di Gedung

Suplai air bersih bertekanan

Booster pump menjaga tekanan air di lantai atas tetap stabil.

Transfer ke tangki atap

Pompa multistage atau inline menaikkan air ke roof tank.

Drainase basement

Pompa celup drainase menguras air rembesan dan hujan dari basement.

Air limbah gedung

Sewage pump untuk sump limbah dan lift pit.

Sirkulasi air

Circulator pump untuk sirkulasi air panas dan dingin.

Proteksi kebakaran

Sistem hydrant dan fire fighting sesuai kebutuhan gedung.

Rekomendasi Peralatan

Produk yang Biasa Dipakai

Klik kategori untuk melihat produk di katalog kami.

Pompa multistage

Tekanan tinggi untuk gedung bertingkat.

Booster dan pressure system

Booster, tangki tekan, dan controller.

Pompa celup

Drainase dan air kotor.

Panduan Memilih

Cara Memilih Pompa untuk Gedung

1. Hitung debit dari pemakaian

Debit puncak dihitung dari jumlah unit atau penghuni dan pola pemakaian jam sibuk. Debit yang terlalu kecil membuat tekanan turun di jam ramai.

2. Tentukan head

Head meliputi tinggi bangunan, tekanan sisa yang diinginkan di titik terjauh, dan rugi gesek pipa. Sebagai patokan kasar, setiap 10 meter tinggi setara sekitar 1 bar.

3. Siapkan cadangan

Gunakan minimal satu pompa utama dan satu cadangan yang bekerja bergantian, agar umur pemakaian merata dan suplai tidak terputus.

4. Pilih kontrol yang sesuai

Tangki tekan dan pressure switch cocok untuk sistem sederhana. Untuk beban berubah-ubah, kontrol inverter menekan konsumsi listrik. Untuk pendampingan pemasangan lihat layanan instalasi sistem pompa.

Panduan Terkait

Baca Juga

Perbedaan Pompa Sewage dan Drainage

Jangan sampai salah pilih untuk basement dan limbah.

Cara Kerja

Dapatkan Rekomendasi dalam Tiga Langkah

  1. 1

    Ceritakan kebutuhan

    Kirim data lokasi, cairan, debit, dan head lewat WhatsApp atau formulir penawaran.

  2. 2

    Terima rekomendasi

    Tim teknis mengusulkan tipe, ukuran, dan merek yang sesuai.

  3. 3

    Penawaran dan kirim

    Penawaran dikirim dalam 1×24 jam kerja, produk dikirim ke seluruh Indonesia.

Pertanyaan Umum

FAQ Pompa untuk Gedung

Pompa apa yang cocok untuk gedung bertingkat?
Umumnya pompa booster multistage dengan kontrol tekanan untuk suplai air bersih, ditambah pompa celup untuk drainase basement. Tipe dan ukuran ditentukan oleh tinggi gedung dan pemakaian air.
Perlukah pompa cadangan?
Ya. Sistem gedung sebaiknya punya pompa cadangan yang bekerja bergantian, supaya suplai tetap berjalan saat satu pompa dirawat atau rusak.
Apa bedanya pompa sewage dan drainage?
Pompa sewage dirancang untuk air limbah berpadatan, sedangkan pompa drainage untuk air relatif bersih seperti rembesan dan hujan. Lihat panduan perbedaannya.
Bisakah Moro Jaya membantu proyek gedung?
Bisa. Lihat layanan pengadaan proyek atau kirim kebutuhan Anda lewat formulir Minta Penawaran.

Rencanakan sistem pompa gedung Anda

Kirim tinggi bangunan dan kebutuhan air Anda. Kami bantu menyusun rekomendasi.

Request for Quotation (RFQ)

Isi formulir di bawah dan tim sales kami akan mengirimkan penawaran harga dalam 1×24 jam kerja.

Chat WhatsApp